Wisata Air Terjun Di Bogor Yang Indah Banget

Karena topografinya sebagian besar merupakan pegunungan, Bogor memiliki banyak air terjun alias curug. Oleh karena itu, Bogor dijuluki Kota Seribu Curug.

Karakteristiknya pun beragam, mulai dari yang dangkal hingga kedalaman belasan meter. Ada yang sudah tersohor sebagai kawasan wisata andalan, ada juga yang masih belum banyak dijamah pengunjung.

Seperti di antaranya tujuh air terjun di bawah ini, yang memungkinkan kamu bermain air dengan suasana yang private dan nyaman.

1. Curug Putri Kencana

Curug yang berada di Desa Karang Tengah, Babakan Madang, Bogor, ini aksesnya cukup mudah dengan kendaraan pribadi, seperti mobil dan motor.

Setelah membayar tiket masuk seharga Rp15 ribu, kamu bisa seru-seruan menikmati segarnya air terjun hingga melompat dari jembatan bambu setinggi 10 meter. Bisa juga mendirikan tenda dengan membayar biaya tambahan Rp15 ribu aja. Seru, kan?

2. Curug Orok

Air terjun di aliran Sungai Cirangrang ini berada di kawasan Megamendung, Bogor. Karena ukurannya yang kecil, makanya disebut orok dalam bahasa Sunda atau yang artinya bayi. Biaya masuknya murah kok, cuma membayar Rp12 ribu, kamu sudah bisa main sepuasnya.

3. Leuwi Lieuk

Kalau kamu familiar dengan Leuwi Hejo yang sudah mulai banyak pengunjung, tempat ini terletak tak jauh dari sana, yakni di kawasan Babakan Madang, Sentul, Bogor.

Bedanya, Leuwi Lieuk masih belum banyak terjamah, karena aksesnya menuju ke sana cukup ekstra. Aliran air jernihnya yang diapit tebing bebatuan tinggi, membuat tempat ini dijuluki Green Canyon-nya Bogor.

4. Curug Cikuluwung

Dari jauh, air terjun yang ada di Kampung Suka Asih, Desa Cibitung Wetan, Kecamatan Pamijahan, ini sudah nampak berikilauan dan bikin kita pengin cepat-cepat sampai.

Selain birunya air, dinding tebing batu yang membingkai sungai ini jadi pemandangan super eksotis. Gak perlu menyiapkan banyak kocek kalau mau pergi ke sini, karena tiket masuknya hanya Rp10 ribu.

5. Curug Luhur

Kalau perginya bareng keluarga, Curug Luhur jadi alternatif tepat yang bakal menyenangkan semua orang. Sebab, terdapat waterboom  di bawah air terjun alami yang dilengkapi berbagai fasilitas ini.

Karena itu, tiket masuknya cukup pricey kalau dibandingkan tempat wisata serupa lainnya, yakni Rp40 ribu per orang. Untuk menemukan air terjun setinggi 62 meter ini, pergilah ke Desa Gunung Malang, Tenjolaya, Kabupaten Bogor. 

6. Curug Mariuk

Kata pepatah bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian  harus kamu pegang selama trekking menuju ke Curug Mariuk, di Perbukitan Masigit, Desa Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Tapi begitu sampai, kamu bakal gak rela pulang, karena merasa air terjun ini milik sendiri. Meski kedalamannya cuma sekitar satu meter, aliran sungainya cukup deras.

7. Curug Leuwi Cibaliung

Curug Cibaliung atau Curug Baliung letaknya berada di kawasan Sentul, Bogor. Cocok banget buat kamu yang cari sensasi liburan lengkap di alam bebas.

Sebelum bisa bertemu surga kecil ini, kamu harus trekking dulu menempuh perjalanan 1,5 jam menuju Kampung Wadung, Desa Karangtengah, Kecamatan Babakan Madang. Tapi tenang, karena sepanjang perjalanan, akan ada pemandangan keren yang menemanimu.

Sepertinya bakal butuh waktu lama untuk menjelajahi seluruh air terjun tersembunyi yang ada di Bogor. Tapi satu yang pasti, kamu gak bakal bosan dan selalu terkagum-kagum dalam tiap perjalanan.
Mengenal Penyakit Kulit Bernama Vitiligo Yang Dialami Model Ini

Meskipun jarang, nyatanya vitiligo dialami oleh 1 persen dari populasi atau sekitar 50 juta orang di seluruh dunia. Mari berkenalan lebih jauh dengan vitiligo, yuk!

1. Bagaimana vitiligo bisa terjadi?

Have you ever wondering, apa sih kira-kira penyebab vitiligo? Rupanya, menurut laman Mayo Clinic, vitiligo terjadi ketika sel-sel yang memproduksi melanin mati dan berhenti berfungsi. Padahal, melanin berpengaruh dalam pembentukan warna kulit.

Vitiligo bisa terjadi pada siapa saja, dari ras mana saja. Namun, vitiligo lebih terlihat pada orang-orang berkulit gelap. Hal ini karena kulit yang memudar terlihat lebih cerah, yang akan kontras dengan warna kulit orang tersebut.

2. Vitiligo tidak berbahaya bagi kesehatan

Secara fisik, vitiligo hanya memengaruhi perubahan warna pada kulit. Vitiligo gak berbahaya, apalagi mengancam nyawa. Namun, vitiligo bisa berpengaruh ke kondisi mental penderitanya.

Yep, karena terlihat 'berbeda', acapkali vitiligo bisa membuat seseorang merasa kurang percaya diri. Stigma itulah yang menurunkan self-esteem penderitanya.

3. Gejala vitiligo yang bisa diidentifikasi

Tanda utama vitiligo ialah hilangnya warna kulit. Biasanya, perubahan warna pertama kali terlihat di area yang terpapar sinar mentari, misalnya tangan, kaki, lengan, wajah dan bibir.

Gak cuma dideteksi dari kulit, vitiligo juga bisa dilihat dari adanya perubahan warna lapisan dalam bola mata (retina), adanya uban pada rambut, alis, bulu mata hingga janggut, serta area kulit yang terkena vitiligo akan perlahan-lahan menyebar. Menurut laman Medicine Net, orang yang memiliki vitiligo akan lebih cepat beruban dibanding orang lain pada umumnya.

4. Faktor pemicu munculnya vitiligo

Vitiligo terjadi ketika sel-sel penghasil pigmen (melanosit) mati atau berhenti memproduksi melanin. Lantas, apa pemicunya?

Laman Mayo Clinic menyebut bahwa selain faktor genetik seperti keturunan, vitiligo disebabkan karena gangguan di mana sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan melanosit di kulit. Pemicu lainnya adalah stres, terbakar sinar matahari (sunburn) dan paparan bahan kimia industri.

5. Mitos terkait vitiligo

Banyak mitos terkait vitiligo. Misalnya, vitiligo muncul pada anak karena orangtuanya menikah berbeda ras. Padahal, vitiligo tidak terkait dengan etnisitas orangtua. Bahkan, anak dengan orangtua dari satu ras pun bisa mengalami vitiligo, menurut laman Get Healthy Stay Healthy.

Mitos lainnya adalah vitiligo berkaitan dengan penyakit kulit lain, seperti kanker kulit, kusta dan albino. Padahal, vitiligo gak ada relasi dengan penyakit tersebut. Tak hanya itu, makanan sama sekali tidak memengaruhi timbulnya vitiligo. Jadi, semua itu hanya mitos, ya!

6. Apakah vitiligo bisa dihilangkan?

Vitiligo berlangsung seumur hidup. Meski begitu, ada cara untuk menghilangkannya.

Mulai dari cara sederhana di mana kita menutupi warna kulit yang tidak rata dengan make-up, membuat tato pada area kulit yang kecil, sampai melakukan cangkok kulit! Cangkok ini diambil dari jaringan orang itu sendiri, lalu ditempelkan di area lain untuk menutupi vitiligo, menurut laman Medicine Net.

7. Vitiligo bisa menyerang area mana saja?

Ada area tertentu yang paling rawan dihinggapi vitiligo. Di antaranya punggung tangan, lengan, lutut, siku, kaki, mulut, hidung, ketiak, selangkangan, pusar, mata hingga daerah genital, ungkap laman Medical News Today.

Penyebaran vitiligo juga masih dibagi lagi menjadi beberapa kategori. Kategori tersebut di antaranya adalah akrofasial (terjadi di jari tangan dan kaki), mukosa (muncul di sekitar selaput lendir dan bibir), dan lain sebagainya.

8. Meski mengalami vitiligo, tetap cintai dirimu sendiri, ya!

Apapun yang terjadi, tidak ada yang salah dari mengidap vitiligo. Justru, karena keunikan itu, kamu bisa tampil beda. Jangan mau kalah dengan Winnie Harlow yang berhasil menggapai mimpinya menjadi model Victoria Secret. Kamu pun juga bisa bersinar. Don't stop loving yourself!

Kuliner Timur Tengah Yang Harus Dicicipi

Sejauh ini apa makanan favoritmu untuk buka puasa? Tak bisa dimungkiri Ramadan identik dengan makanan-makanan khas Timur Tengah.

Tak heran kalau banyak tempat yang memboyong konsep Timur Tengah untuk memeriahkan bulan suci ini. Jadi gak perlu jauh-jauh ke sana, kamu bisa menikmati makanan-makanan khasnya di kota sendiri.

Seperti di Surabaya contohnya, Hotel Vasa menghadirkannya selama Ramadan.

1. Mouttabal

Mouttabal merupakan makanan Timur Tengah yang masuk dalam deretan hidangan pembuka. Bahan utama makanan ini adalah terung yang dicampur yoghurt, tahini, sari air lemon, dan lain-lain.

Executive Sous Chef di Vasa Hotel Surabaya Firdaus Rhapsody mengatakan proses pembuatannya  cukup panjang. Yakni dengan me-roasting terung hingga empuk, baru dibuang kulitnya menggunakan sendok. Kemudian, dicampur dengan yoghurt, lemon, dan bawang putih.

2. Fattoush salad

Fattoush merupakan salad khas Timur Tengah dengan sayuran sebagai bahan utamanya. Beberapa sayuran yang menjadi campuran antara lain tomat, paprika, timun, dan sebagainya.

Setelah itu, salad sayuran disiram dengan sari lemon dan dicampur hingga merata. Di bagian atasnya, diberikan potongan daun mint untuk menambah kesegaran. 

3. Hommos

Hommos biasanya dinikmati dengan Pita Bread sebagai appetizer. Bahan yang digunakan yakni kacang putih yang diblender dengan wijen. Untuk garnish-nya ditambahkan paprika dan olive oil.

Makanan khas Timur Tengah yang satu ini cocok untuk orang berdiet. Sebab, menu ini termasuk dalam hidangan yang rendah karbohidrat. 

4. Ouzi rice

Ouzi Rice serupa dengan nasi biryani dari India, tetapi tidak lembek. Selain itu, ouzi yang disajikan berwarna kekuningan dengan rasa plain.

Cara memasaknya, ketika nasi seperempat matang, baru dimasukkan ke dalam adonan roti. Setelah itu, bake adonan berisi nasi yang ditambahkan coriander dan kacang-kacangan.

5. Roasted lamb

Roasted lamb  dimasak dengan bumbu kombinasi dari Indonesia dan Arab. Rasanya serupa dengan kambing guling khas Indonesia.

Namun, bisa dinikmati dengan kombinasi tiga bahan utama, yakni timun, bawang putih, dan yoghurt yang bernama raita. Hidangan daging ini biasanya disajikan dalam bentuk irisan-irisan kecil bersama dengan ouzi rice.

6. Chicken sawarma

Chicken sawarma, khas Timur Tengah ini berbahan utama ayam yang dimarinasi sedemikian rupa. Bahan yang digunakan untuk marinasi yakni coriander, wijen, paprika, bubuk kari, dan lain-lain.

Makanan ini disajikan dengan balutan pita bread yang dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Selain itu, chicken sawarma disajikan dengan saus raita atau tahini.

7. Makanan penutup khas Timur Tengah

Beberapa makanan penutup yang disajikan antara lain umali, permen pasir, dan almond. Umali yakni makanan yang dibuat dengan cara croissant dicampur kacang-kacang Arab, seperti pistachio dan walnut.

Setelah itu, disiram saus karamel yang menambah rasa manis. Permen pasir dan almond digunakan sebagai pelengkap sajian khas Timur Tengah ini.

"Selain dessert khas Timur Tengah, kami juga menyediakan jajan pasar asli Indonesia, seperti sawut, wajik, dan masih banyak lagi yang lainnya", kata Chef Patissier Nur Khafifah.

Iftar Market digelar di bagian rooftop lantai lima dengan diiringi alunan musik dari angklung jalanan. Harga yang dibanderol yakni Rp208 ribu per orang. Kalau melakukan pemesanan jauh-jauh hari, kamu bisa mendapatkan harga Rp188 ribu untuk 50 orang pertama.

Duh, jadi langsung ngiler ya!